SELAMAT DATANG DI GALAXYKIU.DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MIN DEPOSIT 20.000.PERMAINAN TEXAS POKER, DOMINO 99 DAN BOLATANGKAS .

Mantan Pemain Timnas Rusia Dmitri Khokhlov Kesal Namanya di Sensor Facebook

 

Dmitri Khokhlov. Sumber foto: zimbio.com




Galaxy Kiu - Seorang mantan pesepakbola, yang saat ini telah menjadi pelatih, kini telah mengajukan gugatan hukum ke Facebook lantaran namanya telah dianggap tidak pantas sehingga kena sensor.


Dmitri Khokhlov, demikian nama sosok yang saat ini sedang berperkara dengan perusahaannya milik Mark Zuckerberg tersebut. Pria berusia 45 tahun itu pernah 53 kali membela timnas Rusia dan saat ini telah meniti karir sebagai pelatih.


Seperti yang telah dilansir oleh RT.com yang mengutip media Octagon, Khokhlov saat ini sudah mengajukan gugatan itu ke pengadilan yang berada di Moskow pada bulan Juli. Agenda sidang pendahuluan telah dilakukan awal bulan ini.


"Namaku kena blok. Aku, teman-temanku, atau kenalanku tidak ada yang bisa memakai Facebook dan Instagram dengan wajar," kata Khokhlov.


"Banyak orang yang mengontakku dan telah bilang setiap namaku di-mention, pasti terkena blok. Dan mereka juga telah kena banned selama satu pekan."


Dengan reputasinya yang bisa dikategorikan sebagai salah satu mantan bintang sepakbola, nama Khokhlov sebenarnya juga cukup rutin berseliweran di media negaranya.


Lantas kenapa nama Dmitri Khokhlov terkena sensor Facebook dan media sosial lain yang satu grup seperti Instagram? Ini diduga telah berkaitan erat dengan nama belakangnya, Khokhlov.


Sejak tahun 2015 muncul laporan bahwa Facebook saat ini mulai menyensor kemunculan kata 'khokhol' dan turunan-turunannya, yang pada penggunaan tertentu bisa bermakna telah merendahkan orang-orang yang berasal dari Ukraina -- apalagi saat dilontarkan oleh orang Rusia.


Kemiripan nama belakang Dmitri Khokhlov dengan kata terlarang itulah yang diduga sudah bikin dirinya kena sensor oleh algoritma Facebook.


Situs Poker Online | Poker88 | Agen Judi Poker Online | Galaxy Kiu

0 Komentar