SELAMAT DATANG DI GALAXYKIU.DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MIN DEPOSIT 20.000.PERMAINAN TEXAS POKER, DOMINO 99 DAN BOLATANGKAS .

Wakil Ketua Komisi X DPR sebut Sinergi Antar Kementerian Kunci Keberhasilan PTM


Sumber foto: dpr.go.id


Galaxy Kiu - Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian mengatakan kunci keberhasilan pembelajaran tatap muka (PTM) adalah sinergi antar kementerian. Namun, kata dia, tidak mudah menciptakan sinergi.


"Pengambilan keputusan tentang apapun itu tidak pernah diambil sendiri, termasuk Surat Keputusan Bersama (SKB) pun 4 menteri soal PTM Ini. Gak mudah kan bersinergi dengan empat kementerian," kata Hetifah dilansir dari Webinar HUT ke-7 IDN Times online, Rabu (16 /6/2021).


“Belum lagi pemerintah pusat dengan pemerintah daerahnya, pemerintah daerahnya juga ada provinsi untuk SMA, SMK gitu,” lanjutnya.


Setiap masalah harus direspon dengan cepat


Sebagai pemangku kepentingan di DPR yang salah satunya menerima aspirasi, kata Hetifah, banyak persoalan yang harus segera diselesaikan.


"Misalnya soal pulsa. Nah, untungnya mas Nadiem juga mau kesana kemari melobi berbagai kementerian lain, jadi kunci keberhasilannya menurut saya adalah memang sinergi antar kementerian," jelas Hetifah.


Tidak hanya diterima, aspirasi tentang pendidikan harus ditampung


Hetifah mengatakan sebuah aspirasi tidak hanya diterima, tetapi harus ditampung. Jika aspirasi yang ada tidak diakomodasi, program yang ada mungkin tidak cukup responsif untuk merespons dampak negatif COVID-19 terhadap kegiatan pendidikan.


“Pokoknya kita semua sekarang harus lebih open mind dan tentu saja ada kalangan yang belum mendukung langsung nih mas Nadiem soal PTM,” kata Hetifah.


Pendidikan Indonesia mengalami berbagai kondisi selama pandemi COVID-19


Menurut Hetifah, pendidikan Indonesia saat ini mengalami kondisi yang sangat beragam. Mulai dari keluhan akses internet yang kurang memadai, hingga pertanyaan tidak semua anak atau guru memiliki gadget.


“Kemudian juga banyak keluhan terhadap cara pembelajaran yang kini jadi membosankan, bahkan kurikulum yang masih dianggap sulit kalau dilakukan dengan belajar dari rumah, padahal dengan kurikulum yang sama,” kata Hetifah.


Melihat hal tersebut, ia menilai sistem pemerintahan saat ini telah mengalami perubahan besar. “Berarti memang kita tuh harus ada koordinasi sinergi yang kayaknya gampang diomongin tapi gak mudah untuk dilakukan,” kata Hetifah.


0 Komentar