SELAMAT DATANG DI GALAXYKIU.DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MIN DEPOSIT 20.000.PERMAINAN TEXAS POKER, DOMINO 99 DAN BOLATANGKAS .

Hal Ini Bakal Kamu Alami Jika Abaikan Seks Sehat

 

Ilustrasi, sumber foto: Freepik.com


Galaxy Kiu - Mempraktikkan seks yang sehat tidak hanya dapat memberikan kepuasan seksual, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Jika seks sehat diabaikan, risiko terkena penyakit menular seksual akan menjadi lebih tinggi.


Berhubungan seks bisa membakar kalori meski tidak sebanyak berolahraga. Selain itu, berhubungan seks juga dapat melatih otot dan meningkatkan detak jantung. Jika dilakukan minimal dua kali dalam seminggu, olahraga di tempat tidur juga mampu menurunkan risiko penyakit jantung, kanker prostat, meningkatkan kualitas tidur, menghilangkan stres, dan menjaga keharmonisan hubungan antara kamu dan pasangan.


Konsekuensi Mengabaikan Seks Sehat


Seks sehat adalah perilaku seks aman yang dilakukan hanya dengan satu orang. Jika kamu aktif secara seksual, disarankan untuk melakukan seks yang sehat. Jika diabaikan, bisa menyebabkan berbagai penyakit menular seksual. Berikut ini adalah beberapa penyakit menular seksual yang bisa terjadi jika kamu mengabaikan seks yang sehat.


  1. Gonorea

Gonore atau kencing nanah disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Gonore dapat ditularkan ke orang lain melalui hubungan seksual, baik oral, anal, maupun vaginal.


Gejala yang muncul jika seseorang terkena penyakit kencing nanah antara lain keluarnya cairan kehijauan yang kental dari organ intim, nyeri saat buang air kecil, nyeri pada panggul atau perut bagian bawah, bercak setelah berhubungan badan, perdarahan di antara waktu haid, radang pada vulva (bibir bagian dalam alat kelamin wanita), dan kelenjar bengkak di tenggorokan atau sakit tenggorokan setelah seks oral.


  1. Herpes genital

Herpes adalah penyakit menular seksual akibat infeksi virus herpes simpleks. Penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual atau jika menyentuh luka herpes. Penderita herpes akan merasakan ruam berwarna putih yang berisi cairan bening atau benjolan kecil berwarna merah disertai rasa nyeri setelah melakukan hubungan seksual.


Jika kulit di sekitar alat kelamin pasien melepuh, pecah-pecah, atau mengeluarkan darah, maka akan meninggalkan bekas luka atau borok. Bekas luka ini kemudian menimbulkan rasa sakit saat buang air kecil. Lepuh akibat infeksi virus herpes juga bisa muncul di sekitar mulut. Sampai saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genital secara tuntas, pengobatan satu-satunya adalah dengan mengurangi gejalanya.


  1. Kutil kelamin

Penyakit ini disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) yang dapat menyebar melalui hubungan seksual atau kontak fisik. Seseorang yang terinfeksi virus ini biasanya akan memiliki kutil di sekitar alat kelamin, termasuk di anus. Namun, kutil juga bisa muncul di bagian tubuh lain seperti tangan, jari tangan, telapak kaki, wajah, dan leher. Kutil yang tumbuh tidak hanya tidak nyaman tetapi juga dapat menyebabkan rasa sakit dan gatal. Beberapa jenis virus HPV dapat menyebabkan kanker serviks.


Selain penyakit di atas, mengabaikan hubungan seks yang sehat dengan berganti-ganti pasangan, tidak memakai kondom, dan tidak memperhatikan kesehatan diri dan pasangan dapat meningkatkan risiko kamu tertular HIV dan hepatitis B. Perilaku seksual berisiko juga dapat menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan.


Sedangkan jika kamu sering melakukan seks anal, bakteri dan virus bisa lebih mudah masuk ke aliran darah. Akibatnya, risiko terkena kanker dubur atau HIV menjadi lebih tinggi. Selain itu, seks anal juga dapat membuat otot anal sulit menahan feses.


Nikmati seks yang sehat dengan menjaga diri kamu dan pasangan tetap sehat dan bersih. Tidak berganti-ganti pasangan seksual, dan selalu menggunakan kondom adalah beberapa cara yang tepat untuk melakukan hubungan seks yang sehat. Hindari juga melakukan hubungan seksual saat berada di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol.


Dengan mempraktekkan seks sehat, kamu dan pasangan akan terhindar dari berbagai penyakit menular seksual yang bisa berbahaya. Untuk memastikan kondisi kesehatan seksual kamu dan pasangan, kamu bisa berkonsultasi ke dokter.

0 Komentar