SELAMAT DATANG DI GALAXYKIU.DAPATKAN FREE COIN 20.000 UNTUK DEPOSIT PERTAMA MIN DEPOSIT 20.000.PERMAINAN TEXAS POKER, DOMINO 99 DAN BOLATANGKAS .

Kapolri Instruksikan Berantas Aksi Premanisme usai Banyak Sopir Dipalak di Priok


Sumber foto: Istimewa


Galaxy Kiu - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh Polda dan jajaran Polres untuk memberantas segala tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat.


Hal ini mengikuti instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo “Jokowi” kepada Kapolri untuk menindak tegas para preman yang kerap melecehkan pengemudi peti kemas di kawasan Jakarta Utara.


"Seluruh Polda dan Polres jajaran harus menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan. Hal itu demi menjamin keselamatan dan memberi rasa tenang kepada masyarakat," kata Sigit dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (11/6/2021).


Instruksi juga diberikan langsung ke Kabareskrim


Tidak hanya itu, Sigit mengatakan telah memberikan instruksi langsung kepada Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto dan seluruh Kapolda untuk tidak memberikan ruang sedikitpun kepada elemen masyarakat yang melakukan aksi premanisme.


Selain itu, Sigit juga meminta jajarannya untuk merilis setiap penangkapan terhadap preman. Hal ini bertujuan untuk memberangus dan menciptakan efek jera pada para preman.


"Negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme. Oknum dan preman segera bersihkan, tangkap dan tuntaskan," kata Sigit.


Kapolri mengimbau masyarakat untuk menelepon 110 jika ada tindakan premanisme


Atas kejadian premanisme, Sigit menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan Hotline 110 saat mendapatkan aksi premanisme. Menurut dia, layanan tersebut akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kepolisian.


“Masyarakat tetap tenang tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kepolisian kini memiliki aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110. Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga,” kata Sigit.


Jokowi menerima pengaduan dari sopir peti kemas terkait pungutan liar


Sebelumnya, Jokowi langsung menghubungi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui telepon, setelah mendengar keluhan pengemudi peti kemas terkait pungutan liar (pungli) dan premanisme. Jokowi meminta agar aduan itu segera diselesaikan.


"Ini saya di Tanjung Priok, banyak keluhan dari para driver kontainer yang berkaitan dengan pungutan liar di Fortune, di NPCT 1, kemudian di Depo Dwipa. Pertama itu," terang Jokowi kepada Kapolri sebagaimana dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Kamis (10/6/2021).


"Siap," jawab Kapolri.


Jokowi mengatakan pengemudi peti kemas di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara kerap diserang preman. Dia meminta Kapolri Jenderal Listyo untuk segera mengatasi permasalahan yang dialami para pengemudi peti kemas tersebut.


"Kedua, saat macet, banyak pengendara yang dikeroyok preman. Tolong selesaikan aduan ini. Itu saja Kapolri," ujarnya.


"Siap Pak," jawab Listyo.


0 Komentar