Masjid Istiqlal, sumber foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Galaxy Kiu - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menyarankan agar masjid bisa menjadi tempat vaksinasi massal COVID-19 di tingkat RT / RW. Namun, JK menggarisbawahi bahwa tidak semua masjid bisa digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
Dijelaskannya, hanya masjid yang memiliki halaman dan bangunan besar yang bisa dijadikan vaksinasi untuk tingkat RT / RW.
“Jadi ini masjid yang besar-besar saja yang menjadi tempat pelaksanaan vaksin COVID-19, jadi lebih mudah untuk mengaturnya,” kata JK dikutip dari laman DMI.or.id, Jumat (16/4/2021).
Pengeras suara masjid dapat digunakan untuk mengumumkan vaksinasi
JK mengatakan, selain memiliki fasilitas pendukung seperti halaman dan gedung yang luas, masjid memiliki pengeras suara yang dapat digunakan untuk mengumumkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat sekitar.
“Saya harapkan agar masjid bisa menjadi tempat vaksinasi COVID-19 untuk tingkat RT/RW. Mengingat masjid memiliki sarana untuk menunjang pelaksanaan vaksinasi tersebut,” ucapnya.
Semua masjid harus menerapkan protokol kesehatan
Selain itu, JK mengingatkan masjid-masjid di Indonesia untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulai menjaga jarak shaf memakai masker, membawa sajadah sendiri, hingga masjid harus dibersihkan setiap hari dengan disinfektan.
“Untuk itu, masjid masjid harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mewajibkan masker, jamaah bawa sajadah sendiri dan masjid harus tiap hari harus dibersihkan dengan desinfektan,” kata JK.
DMI akan mendistribusikan alat pembersih
DMI akan mendistribusikan peralatan untuk menjaga kebersihan masjid. Apalagi untuk daerah yang rawan penularan COVID-19.
“DMI akan membagikan alat alat kebersihan kepada masjid masjid yang berada di daerah rawan COVID-19,” jelasnya.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online



0 Komentar