Pep Guardiola yang saat ini masih belum bisa mempersembahkan gelar Liga Champions untuk timnya Manchester City. Sumber foto: bola.okezone.com
Meski superior di ranah sepak bola Inggris, Manchester City asuhan Pep Guardiola masih juga belum bisa tampil garang di Liga Champions. Mantan pemain Guardiola, Thomas Muller, bahkan menganalisis hasil buruk yang selalu didapat City di Liga Champions.
Guardiola yang saat ini telah berhasil mempersembahkan dua titel juara Premier League, satu Piala FA, dan tiga Piala Liga dalam kurun waktu empat musim pertamanya saat ia melatih the Citizens. Bahkan City yang berpotensi untuk mengulang treble di liga domestik di musim ini setelah mereka saat ini unggul cukup jauh di posisi klasemen Liga Inggris, bahkan mereka sukses maju ke babak final Piala Liga, dan mencapai babak semifinal Piala FA.
Namun demikian, kompetisi Eropa bak kutukan buat skuad asuhan Guardiola. Laju terjauh Man City di gelaran Liga Champions hanyalah mentok di babak delapan besar, yang telah dicapai empat kali.
Pada musim lalu misalnya, Manchester City yang harus kandas di babak perempat final setelah di luar dugaan mereka dikalahkan 1-3 dari tim non unggulan, Lyon, dalam pertandingan satu leg. Pada musim ini, Kevin de Bruyne yang melaju lebih jauh di kompetisi itu akan segera diuji oleh wakil Jerman Borussia Dortmund.
Mueller sendiri juga pernah bekerja sama dengan pelatih Guardiola ketika ia masih melatih Bayern Munich selama tiga musim terakhir. Akan tetapi, pelatih asal Spanyol itu juga gagal membawa Die Roten untuk menjadi Raja Eropa usai mereka tersingkir di babak semifinal tiga kali berturut-turut.
"Sebuah tim dengan Guardiola selalu dalam jalur untuk selalu memenanginya," sebut Mueller kepada the Times, yang telah dikutip dari Manchester Evening News. "Tapi masalahnya adalah saat berada di fase knockout Anda cuma bisa memiliki dua pertandingan dan banyak hal gila yang akan bisa terjadi. Hal itu lebih acak ketimbang 38 pertandingan seperti yang terjadi di Premier League."
"Dalam dua tahun terakhir, Liverpool memang berhasil tampil menakjubkan, tapi sewajarnya sebuah tim yang sangat bagus dengan Guardiola memenangi liga, sudah pasti. Cara dia yang menyiapkan tim-tim dia, tim dia ketika melawan tim-tim yang lebih kecil, dia itu yang terbaik."
"Tapi ketika dua tim top akan saling berhadapan, perbedaannya tidak cukup besar untuk menyingkirkan kejadian-kejadian yang tengah unik," Mueller mengatakan tentang Man City di ajang Liga Champions. Ajang yang hingga kini masih belum bisa diraih oleh tim Manchester City.



0 Komentar